Search This Blog

Ads Here

Blog Share

Translator

Exchange Link



Please Copy Code Above to your page HTML then Confirm Click Here I'll copy your banner immediately

Award sahabat

Award sahabat

Nuklir Iran Ditentukan Senin

Posted by BlueDrak Sunday, November 22, 2009
.
















BRUSSELS - Lima negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB (DK PBB) dan Jerman yang tergabung dalam 5P+1 akan bertemu di Brussels, hari ini untuk membahas penolakan Iran terhadap proposal Wina.

Pertemuan difasilitasi Uni Eropa tersebut diharapkan bisa menemukan penyelesaian terbaru dalam krisis nuklir Iran. Juru bicara kebijakan luar negeri Uni Eropa Javier Solana membenarkan rencana pertemuan itu. "Hari ini akan ada pertemuan di Brussel di level direktur politik. Pertemuan Uni Eropa," jelas Solano.

Negara 5P+1 terdiri dari lima anggota Dewan Keamanan PBB (Inggris, Prancis, Amerika Serikat, Rusia, dan China) serta Jerman. Negara-negara inilah yang selama ini dilibatkan dalam perundingan tingkat dunia terkait penyelesaian kasus nuklir Iran.

Pertemuan Brussel dilaksanakan hanya dua hari setelah Iran menolak draf proposal yang dibuat negara 5P+1 di Wina, 20-23 Oktober silam. Dalam proposal itu disebutkan Iran diminta untuk mengirim 70 persen uranium rendahnya (LEU) atau sekitar 1,2 ton ke Rusia. Nantinya, Prancis akan mengubah LEU ini menjadi inti bahan bakar mesin isotop untuk pengobatan kanker. Draf ini dinilai sebagai jalan tengah terhadap perbedaan dua pandangan atas program pengayaan uranium Iran.

Dunia Barat meyakini kalau program tersebut digunakan Iran untuk pengembangan senjata nuklir sementara Iran tetap bersikukuh program pengayaan uraniumnya dikembangkan sebagai sumber energi warganya. Dalam keterangannya, Pemerintah Iran memilih untuk menolak proposal Wina karena adanya kecurigaan besar mereka terhadap Amerika Serikat. Iran juga meminta agar AS segera menghentikan blokade terhadap aset-aset Iran bila ingin mendapatkan kepercayaan dari Iran dan menjadi bukti kalau AS memang sudah berubah.

AS membekukan aset Iran setelah negara itu menyerang dan menyandera ratusan staf kedutaan besar AS di Teheran pada 1979 atau saat terjadinya Revolusi Islam Iran. "Jika Iran melihat mereka telah mengubah perilaku, menghentikan arogansinya, dan mengembalikan aset serta hak negara Iran, maka kami akan menerima kesepakatan itu. Tapi, jika mereka kembali melakukan penipuan dan rencana jahat, maka respons kami tetap akan sama seperti dulu," ucap Presiden Mahmoud Ahmadinejad. Berbeda dengan pendahulunya George W Bush yang sangat anti- Iran, Presiden Barack Obama sebenarnya lebih memilih untuk mendekati Iran dengan menawarkan dialog.

Namun, Obama juga tetap bersikap tegas terhadap kasus nuklir. Obama bahkan terus membujuk Dewan Keamanan PBB untuk memperberat sanksi terhadap Iran jika negara tersebut tetap melanjutkan program pengayaan nuklirnya. Iran sudah dikenai tiga sanksi PBB karena terus mempertahankan program tersebut. "Harapan saya, dalam beberapa pekan ke depan kami akan mengembangkan langkah potensial yang bisa kita ambil untuk mengindikasikan keseriusan kita terhadap Iran," cetus Obama seusai lawatannya ke Asia kemarin.

Berbeda dengan ucapan Obama, Menteri Luar Negeri Andrei Nesterenko membantah kalau Dewan Keamanan sedang membahas sanksi baru terhadap Iran. Rusia dan China adalah dua negara Dewan Keamanan PBB yang selama ini dikenal sering mendukung Iran. "Kami percaya bisa mengimplementasikan kesepakatan Wina secara penuh. Sangat penting untuk mendahulukan diplomasi dalam kasus ini daripada emosi yang meledak-ledak," tuturnya. Ketakutan Dunia Barat akan program pengayaan uranium Iran semakin meninggi setelah September silam Iran mengakui kalau mereka memiliki instalasi nuklir lain di Qom selain instalasi pertama di Natanz.

Instalasi nuklir di Qom diyakini sudah digunakan sebagai pengembangan senjata perang karena jumlah sentrifugal yang di sana tidak cukup untuk pengembangan sumber energi. Untuk meredam kecurigaan Barat, Ketua Badan Nuklir Iran Ali Asghar Soltanieh mempersilakan ahli nuklir PBB untuk mengunjungi instalasi nuklir di Qom kembali kemarin[okezone].

0 Responses to Nuklir Iran Ditentukan Senin

Post a Comment

Related Posts with Thumbnails

Breaking News

Subscribe via email

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Followers

There was an error in this gadget

Recent Posts